Wamendagri Tekankan Pentingnya Sinergi Pusat dan Daerah dalam Program Swasembada Pangan

Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto meminta seluruh kepala daerah di Indonesia untuk memprioritaskan program swasembada pangan nasional guna menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan pangan di tengah tantangan global yang terus berkembang.

Menurut Bima Arya, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Karena itu, kepala daerah diminta tidak menomorduakan program swasembada pangan hanya demi memenuhi kepentingan atau janji politik di tingkat lokal.

Ia juga mendorong pemerintah daerah agar memaksimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk mendukung berbagai program ketahanan pangan, termasuk menjaga kelancaran distribusi bahan pangan dan memperkuat intervensi pasar ketika diperlukan.

Selain fokus pada program swasembada pangan, kepala daerah juga diminta aktif turun langsung ke lapangan untuk memantau rantai distribusi, kondisi produksi, hingga perkembangan harga komoditas pangan di masyarakat. Langkah tersebut dinilai penting agar potensi gangguan pasokan maupun lonjakan harga dapat segera diantisipasi sejak dini.

Pemerintah menilai penguatan ketahanan pangan merupakan agenda strategis nasional yang harus dijalankan secara terpadu oleh seluruh daerah. Upaya tersebut tidak hanya bertujuan menjaga ketersediaan bahan pangan, tetapi juga memperkuat stabilitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di sisi lain, program swasembada pangan nasional juga mendapat perhatian publik terkait pelaksanaannya di berbagai daerah. Sejumlah diskusi masyarakat menyoroti pentingnya keseimbangan antara peningkatan produksi pangan, perlindungan lingkungan, hingga penghormatan terhadap hak masyarakat adat dalam pengembangan kawasan pangan nasional.

Pemerintah berharap kolaborasi yang kuat antara pusat dan daerah mampu mempercepat tercapainya target swasembada pangan nasional sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di seluruh wilayah Indonesia.

Sumber : Info publik