Jombang – Menyemarakkan gelaran Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke 35, PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kab. Jombang menggelar Pelatihan Sholat Bersanad ke Rasulullah Saw, di Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang, Ahad (30/8).
Sebanyak 305 peserta yang berasal dari 21 kecamatan se Kab Jombang, hingga para muhibbin dari berbagai daerah yang turut serta hadir meramaikan Muktamar NU.
Kegiatan ini secara resmi dibuka dengan dihadiri oleh Ketua PP DMI KH. Abdul Manan A. Ghani, Ketua Takmir Masjid Agung Baitul Mukminin Jombang KH. Achmad Cholily, Trainer Pelatihan Dr. KH. M. Sholeh Qosim,
serta jajaran pengurus DMI Jombang.
Dalam sambutannya, Ketua PD DMI Jombang, Gus Didin A Sholahudin mengajak seluruh jamaah yang hadir untuk
memanjatkan doa demi kelancaran agenda besar Muktamar NU ke -35 di Jombang agar senantiasa berjalan aman, lancar, sejuk,dan damai.
"Semoga Muktamar NU ini melahirkan keputusan yang membawa maslahat dan kemuliaan bagi jam'iyah dan jamaah NU, serta bangsa dan negara. Semoga Allah tolong dan bimbing para Masyayikh untuk memilih Rais Aam dan Ketua PBNU yang alim, wara', serta memiliki perhatian mendalam dan empati yang tulus kepada umat," tutur Gus Didin, kemudian memimpin pembacaan Al Fatehah bersama seluruh peserta.
Gus Didin juga menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Pelatihan Sholat Bersanad sesuai tuntunan Rasulullah Saw ini tercatat sebagai angkatan ke 18 yang berhasil dilaksanakan DMI Jombang sepanjang tahun 2026.
Dr. KH. M. Sholeh Qosim selaku tokoh NU dan Trainer Nasional dari LPPQ Al Karim Sidoarjo menyampaikan bahwa pelatihan yang bertepatan waktunya dengan Muktamar NU ini harus dijadikan wasilah untuk khidmat kita kepada NU dan sarana penting untuk menyempurnakan kualitas ibadah sholat kita.
Sholat adalah amalan pertama yang dihisab pada hari kiamat. Baik buruknya amalan seseorang sangat bergantung pada kualitas ibadah sholatnya.
Oleh karena itu, Kyai Sholeh Qosim berpesan, agar para peserta tidak berhenti pada tataran teori saja. Ilmu, bacaan, dan gerakan sholat yang telah dipelajari harus benar benar diresapi dan diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari hari; dan diupayakan sebarluaskan pada keluarga dan jamaah di lingkungan masing masing.
"Memperbaiki kualitas sholat adalah langkah terpenting dalam mengetuk pintu ridha Allah SWT." pungkasnya.


































