Tak Sekadar Fisik, Kemenkes Fokus Pulihkan Kesehatan Jiwa Korban Bencana

Jakarta — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan bahwa penanganan dampak bencana tidak hanya berfokus pada pemulihan kesehatan fisik, tetapi juga mencakup pemulihan kesehatan jiwa masyarakat terdampak.

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa banyak korban bencana, khususnya anak-anak, mengalami trauma mendalam akibat kehilangan anggota keluarga maupun tempat tinggal. Hal tersebut disampaikannya dalam Konferensi Pers *Update Penanganan Bencana Sumatra* di Graha BNPB, Jakarta, Rabu (7/1/2026).

“Yang kita bereskan bukan hanya kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan jiwanya. Dalam setiap pengiriman relawan kesehatan, sekitar 30 hingga 35 psikolog klinis turut diterjunkan untuk memberikan pendampingan psikososial,” ujar Menkes Budi dalam keterangan resminya, Kamis (8/1/2026).

Menurutnya, para psikolog klinis tersebut melaksanakan berbagai kegiatan pemulihan mental, seperti sesi bercerita, bermain, dan aktivitas interaktif lainnya, terutama bagi anak-anak di lokasi pengungsian. Pendekatan tersebut bertujuan menciptakan rasa aman dan nyaman bagi korban bencana.

Menkes menilai pemulihan kesehatan jiwa menjadi bagian krusial dalam penanganan pascabencana, mengingat tidak seluruh dampak bencana bersifat fisik. Trauma psikologis yang tidak tertangani berpotensi menimbulkan gangguan jangka panjang.

Upaya pemulihan kesehatan mental dilakukan secara terpadu melalui kolaborasi lintas sektor, termasuk melibatkan tokoh publik dan relawan kemanusiaan untuk menciptakan suasana positif di lingkungan pengungsian.

“Pemulihan kesehatan mental dilaksanakan seiring dengan pemulihan layanan kesehatan fisik. Harapannya, masyarakat terdampak dapat bangkit secara menyeluruh, baik secara fisik, mental, maupun sosial,” kata Menkes.

Kemenkes berharap perhatian serius terhadap kesehatan jiwa dapat mempercepat proses pemulihan sosial masyarakat di wilayah terdampak bencana serta mencegah dampak psikologis berkepanjangan, terutama pada kelompok rentan.