Transformasi Mobilitas ASEAN Dinilai Harus Didukung Transportasi Publik yang Efisien dan Inklusif

JAKARTA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus mendorong transformasi sistem mobilitas di kawasan ASEAN melalui pengembangan transportasi publik yang bersih, terintegrasi, dan berkelanjutan. Upaya tersebut dinilai penting untuk menghadapi tantangan urbanisasi, kemacetan, hingga peningkatan emisi karbon di berbagai negara Asia Tenggara.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Muiz Thohir, menyampaikan bahwa keberhasilan transformasi transportasi di kawasan ASEAN sangat bergantung pada kemampuan menghadirkan layanan transportasi publik yang andal, efisien, terjangkau, dan inklusif bagi masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah terus memperkuat pengembangan sistem angkutan massal perkotaan dan integrasi antarmoda transportasi.

Kemenhub saat ini juga tengah mengembangkan sejumlah proyek Bus Rapid Transit (BRT) bekerja sama dengan World Bank, di antaranya BRT Bandung Basin Metropolitan Area dan BRT Sumatera Utara yang mencakup wilayah Medan, Binjai, serta Deli Serdang. Pengembangan tersebut diharapkan mampu menghadirkan sistem transportasi publik yang modern dan ramah lingkungan.

Selain pembangunan infrastruktur, pemerintah juga memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, operator transportasi, pelaku industri, hingga mitra pembangunan internasional. Sinergi tersebut dinilai menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem mobilitas yang semakin terhubung dan efisien di kawasan ASEAN.

Muiz menegaskan bahwa transportasi publik berbasis bus masih memiliki peran strategis dalam mendukung konektivitas masyarakat sehari-hari. Karena itu, pengembangan layanan transportasi diarahkan agar semakin bersih, cerdas, dan mampu menjadi pilihan utama masyarakat dalam beraktivitas.

Pemerintah berharap transformasi mobilitas di kawasan ASEAN dapat berjalan melalui kolaborasi lintas sektor dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. Dengan sistem transportasi yang lebih ramah lingkungan dan terintegrasi, diharapkan kualitas hidup masyarakat perkotaan juga semakin meningkat.

Sumber : InfoPublik